RS Berjalan Ditempatkan Pada Daerah Rawan

3bus rumah sakit.jpg

Bandarlampung-- Rumah sakit berjalan akan ditempatkan pada beberapa titik terutama di daerah rawan kecelakan pada arus mudik Lebaran 1434 Hijriah.

"RS berjalan itu diperlukan guna penanganan cepat jika terjadi kecelakan lalu lintas sehingga korban dapat segera mendapatkan pertolongan," kata Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, di Bandarlampung, Senin (22-7).

Ia mengatakan, rumah sakit berjalan diperlukan saat arus mudik tahun ini mengingat titik-titik rawan kecelakan lalu lintas di Lampung jauh dari rumah sakit pemerintah maupun swasta.

Pemerintah Provinsi Lampung pada arus mudik lebaran mendatang, lanjut dia, juga akan mendirikan posko-posko beserta petugasnya di sejumlah titik rawan kecelakaan.

"Posko itu akan memberikan informasi mudik kepada pengendara kendaraan dari luar daerah termasuk petugas kesehatan," katanya.

Terkait angkutan lebaran tahun ini, menurut Sjachroedin, Dinas Perhubungan Provinsi Lampung telah menyiapkan ratusan armada bus yang disiapkan untuk mengangkut penumpang pada arus mudik ini.

"Teknis kesiapan armada maupun sopir bus telah dilakukan oleh dinas tersebut, termasuk kelaikan bus serta kesehatan pengemudinya," katanya.

Stiker Bus

Dinas Perhubungan Provinsi Lampung akan memasang stiker di bus yang telah lulus uji kelaikan jalan berkenaan dengan Lebaran 1434 Hijriah.

"Tim dari Dishub Lampung akan memeriksa kelayakan bus meliputi pemeriksaan rem, ban, serta memeriksa surat-surat kendaraan dan jika dinyatakan laik, dipasangi stiker Angkutan Lebaran 2013," kata Kepala Dishub Provinsi Lampung Albar Hasan Tanjung.

Pihaknya akan menjatuhkan sanksi tegas terhadap angkutan mudik lebaran 2013 yang tidak berstiker. Upaya ini dilakukan, untuk menciptakan rasa aman, kenyamanan serta keselamatan penumpang sampai tujuan.

Menurut dia, potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas, akibat kelalaian pengemudi (human error) dan ketidaksiapan angkutan lebaran sangatlah besar.

Ia mengatakan, momentum hari mudik lebaran ini, dijadikan pengemudi dan pengusaha untuk meraup keuntungan dari target omzet penumpang, sehingga keselamatan penumpang menjadi terabaikan.

"Pemeriksaan tersebut dilakukan ketika bus akan ke luar dari dalam terminal," tambahnya.

Albar mengimbau masyarakat tidak menaiki kendaraan yang tidak berstiker layak jalan.

Dinas Perhubungan Provinsi Lampung menyiapkan sebanyak 143 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) untuk melayani penumpang selama angkutan mudik Lebaran tahun 2013 (1434 Hijriah). 

Selain bus itu, sebanyak 149 angkutan antarjemput dalam provinsi (AJDP) juga siap menunjang mudik Lebaran tahun ini. (R-1)

Wakil Gubernur

BACHTIAR BASRI
Wakil Gubernur Lampung

Area Member



Not Register ? Register on Here

Banner Iklan

Gubernur

MUHAMMAD RIDHO FICARDO
Gubernur Lampung

Statistik Pengunjung

Terimakasih Telah Mengunjungi Situs Resmi Pemerintah Provinsi Lampung
Hari Ini : 2
Kemarin : 0
Bulan ini : 2
Tahun ini : 120
Total : 155171
Hits Count : 1850
Now Online : 1 User
IP : 10.18.1.1